AHLAN WA SAHLAN

Saturday, June 19, 2010

My Dreams

Sejenak, melepas fikir, merenung, seolah menahan waktu untuk menyadari setiap langkah yang telah kuambil. Tinta hitam itu kembali digoreskan, dan mulai permanen di hati.. Yaa Allah, terima kasih untuk mengabulkan doa-doaku, dengan "menutup" hati ini, menghilangkan kekecewaan, dan memberikan aku keihkhlasan untuk melepas segala mimpi yang tak dapat kucapai. Hingga tak ada setitik air mata pun yang menetes, tak ada sebersit pun kekecewaan di hati, tidak ada sedikit pun penyesalan tersirat, yang ada hanya keyakinan bahwa Allah telah mempersiapkan yang terbaik untukku, Jika Tidak Hari Ini Mungkin Besok..

Yah, I Deserve Nothing But The Best , dan hanya Allah lah yang mengetahui apa yang terbaik untukku, Jika Tidak Hari Ini Mungkin Besok..

Langkah ini masih panjang, masih banyak hal yang harus kulalui, di depan sana terbentang begitu banyak cobaan dan rintangan, yang mau tidak mau memang harus kulalui, yah harus.. Dan kegagalan-kegagalan hari ini menjadi sebuah titik kulminasi untuk perubahan, perubahan menjadi yang lebih baik kedepan. sebagai titik kulminasi untuk menjadi lebih kuat lagi dalam mengatasi masalah dan tetap teguh dan berusaha dalam meraih mimpi-mimpi yang masih semu ini, baik mimpi-mimpi yang masih berupa sketsa di fikiran ataupun mimpi-mimpi yang sudah tertuang kedalam tulisan.

Ketika satu mimpi pupus maka mimpi-mimpi lain pun lahir, membentuk suatu semangat baru bernama Hidup. Menggoreskan tinta baru di hati, menjalin mimpi diatas sketsa kertas putih, yang suatu hari aku yakin tak akan lagi hanya berupa coretan namun berupa prestasi konkret yang cemerlang.

Hari ini biarlah mimpi-mimpi itu hanya sekedar sebuah coretan tinta hitam diatas kertas putih, namun suatu hari coretan-coretan itulah yang akan membawaku menjadi seorang yang luar biasa. Menggantikan gadis biasa berumur dua puluh tahun hari ini dengan seorang muslimah cerdas dengan sayap yang melebar keseluruh dunia. Biarlah mereka mengatakan ini hanya mimpi yang mustahil untuk terwujud, dan aku pun tak akan peduli, karena aku memiliki Allah, yah, HasbiyAllah, cukuplah Allah bagiku. Aku tak perlu siapa atau apa pun di sisi selama Allah menyertai setiap langkah yang kuambil.
Air mata ini tak akan pernah menetes untuk setiap mimpi yang belum kuraih, yah belum, karena selama nyawa masih di jasad, aku pun tak akan pernah berhenti untuk meraih mimpi-mimpi yang belum kuraih hari ini.Tidak Akan Pernah Berhenti..

I can almost see it
That dream I am dreaming
But there's a voice inside my head saying
"You'll never reach it"

Every step I'm taking
Every move I make feels
Lost with no direction
My faith is shaking

BUT I GOTTA KEEP TRYING
Gotta keep my head held high

There's always gonna be another mountain
I'm always gonna wanna make it move
Always gonna be a uphill battle
Sometimes I'm gonna have to lose

AIN'T ABOUT HOW FAST I GET THERE
Ain't about what's waiting on the other side
It's the climb

The struggles I'm facing
The chances I'm taking
Sometimes might knock me down
BUT NO, IM NOT BREAKING

I may not know it
But these are the moments that
I'm gonna remember most, yeah
Just gotta keep going

AND I, I GOT TO BE STRONG
Just keep pushing on

Keep on moving, keep climbing
Keep the faith, baby
It's all about, it's all about the climb
KEEP THE FAITH, KEEP YOUR FAITH
(Miley Cyrus, The Climb)


Ketika diri ini gagal dalam mencapai sesuatu dan ketika itu juga kekuatan baru itu lahir, kekuatan dan keyakinan yang kudapat dari lembaran kalamNya, dari nikmat sujud panjang malamNya.. Yah, lewat lembar-lembar suci itulah Ia menjawab semua kegundahan dan kesedihan hati "Asaabakum ghamman-bighammin-likailaa tahzanuu 'alaa maa faa takum walaa maa a shaa bakum". Allah menimpakan padamu kesedihan atas kesedihan,supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput daripada kamu dan terhadap apa yang menimpakamu. (Ali Imran:153)

Ketika ketakutanku akan kehilanganNya, Ia menjawab lagi lewat lembar kalam yang kubaca "Maa wadda 'aka rabbuka wamaa qalaa".Tuhanmu tidak meninggalkan kamu dan tidak pula benci kepadamu".( Ad Dhuha :3)

Ketika keputusasaan menghinggapi diri dan mulai memupuskan harapan, lewat lembar kalamNya Ia pun menguatkan " Fa Inna Ma'al Ushri yusro" sesungguhnya setelah kesusahan itu ada kemudahan (Al-Insyirah : 5)



Allahu Robbi..
Terima kasih untuk mimpi-mimpi yang gagal terwujud sehingga aku semakin yakin bahwa Engkau telah menyiapkan yang terbaik untukku, jika tidak hari ini mungkin besok.
Terima kasih untuk menunda mimpi-mimpiku, sehingga menempah kesabaranku untuk tetap berusaha..

Allah jika mimpi-mimpi yang gagal dan tertunda ini membawaku semakin dekat denganMu, semakin membuatku mencintaiMu, semakin membuatku bersabar atas segala ketentuanMu, biarlah, biarlah ia tetap seperti ini, karena bukan dunia yang ingin kuraih tapi akhiratMu yaa Rabbi "I'lamuu annamal hayaa tuddun-yaa la 'ibun".Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah suatu permainan. (S. Al Hadiid :20)

Tetaplah disini yaa Rabbi, tetaplah menguatkan hambaMu yang lemah ini, tetaplah mencintai hambaMu yang hina ini, meski tak layak, namun izinkanlah diri ini mencintaiMu, izinkanlah hanya Engkau yang ada dihati, izinkanlah hanya kekuataanMu yang membuatku tetap berdiri disini, izinkanlah hanya cintaMu yang mengisi tiap relung hati dan fikiran ini..

HASBIYALLAH, ALLAH IS ENOUGH FOR ME

Bumi Allah
7 Rajab 1431/19 Juni 2010

Maulida Hadry Sa'adillah

Thursday, June 17, 2010

Surat CintaKu Untuk Mu

21 Mei 2010,
Ketika diri ini dilanda dengan berbagai permasalahan dunia, hingga tangis pun tak bisa dibendung, berkali-kali diri ini mencoba untuk bangkit, namun sulit..
kesedihan menjadi nyanyian langkah keseharianku, senyum pun sulit untuk diukir..
Sujud panjang pun menjadi pelarian, sepertiga malamNya pun menjadi penantian, lembaran kalamNya pun menjadi peringanan..

“Allah, beri aku penawar..” bibir ini tak berhenti berucap hal yang sama..
mencoba melepaskan segala kegundahan dan kesedihan yang sedang menggelayuti hati dengan mengiba cinta padaNya..

DhuhaNya menjadi pengaduan, lagi.. air mata pun tak bisa dibendung..
Berat.. itu yang kurasa, permasalahan ini begitu menyita fikiran dan hati..
Lagi.. doa yang sama terucap “Allah.. beri aku penawar”

Dan penawar itu pun datang, lewat senyum tulus adik-adikku, lewat tawa ringan mereka, lewat pelukan hangat mereka, lewat pandangan cinta mereka, lewat perhatian mereka..
Aku terharu, sekian banyak dari mereka melihat kesedihan di wajah ini, meski berulang kali aku mencoba untuk tersenyum, meski berulang kali aku mencoba untuk tertawa, meski berulang kali aku berusaha untuk berkata “ kakak, baik-baik saja, sayang..”
Tapi tetap, diri polos mereka tak bisa dibohongi..

Dan Allah benar-benar tak pernah ingkar janji, penawar itu diberikan dalam hitungan menit, lewat sebuket bunga cinta mereka, lewat bingkisan cinta mereka, dan lewat surat cinta mereka, yang kutahu belakangan bahwa mereka menuliskannya bersama untukku, hanya untukku..

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Buat kakak tercinta..

Seorang wanita yang santun ucapannya juga perilakunya
Wajahnya bersinar beralaskan wudhu yang selalu membasahinya
Senyumnya bagai bulan sabit yang indah di kegelapan malam
Tutur lembutnya yang selalu mengajak kepada kebaikan

Dialah wanita yang selalu menjaga pandangannya
Yang menjadikan jihad kesehariannya, kebenaran andalannya
Zikir pelipur hatinya, ilmu senjatanya
Makrifat modal utamanya, dan shalat buah mata kesayangannya

Dia yang selalu hadir dengan sejuta keindahannya
Yang ditemani kebaikan dan juga duri kesalahan
Sebagai tanda ia tak sempurna
Karena dia juga makhluk biasa yang tak luput dari dosa

Wahai wanita cantik..

Selimut kabut tak pernah memudarkan cahaya senyummu
Hujan di hatimu tak membasahi wajah beningmu
Pesona Zahra dalam dirimu selalu terjaga sepanjang waktu
Dibalik ketegasan hijabmu terukir lembut qalbumu

Gugusan do’a dan harapan yang kau panjatkan
Menjadi benteng kesabaran dan keikhlasan
Hamparan samudera kasih dan cintamu
Melukis kekuatan dengan tulus memaafkan

Kau yang selalu mengajarkan bahwa..
Tidak ada kata “menyerah” tetapi hanya “pasrah”
Dengan usaha yang tak mudah dan tetap tawakkal kepada Allah

Uluran tanganmu yang menarik kami saat jatuh
Senyum tulusmu yang menghapus pilu kami
Ucapan dinginmu yang membakar semangat kami
Serta do’a tulusmu yang selalu menyertai kami

Semoga kasih dan cinta-Nya selalu tercurah untukmu

Al-Faris SMAN3 Medan (21 Mei 2010)





Terdiam.. yah, hanya itu yang dapat kulakukan, air mata haru pun menetes dengan deras, Rabbi.. betapa besarnya cintaMu kepadaku yang engkau titipkan lewat bidadari-bidadari kecilku..

Pelukan mereka menjadi penguatku, senyum mereka menjadi pelipurku, tawa mereka menjadi penghiburku, Rabbi.. betapa aku mencintai mereka..

Duhai cintaku..
Sesungguhnya aku tak layak menerima beribu cintamu
Karena terkadang aku terlupa memberikan perhatian kepadamu
Meski hanya lewat sebaris sms..

Duhai Bidadariku..
Jika saja kau tahu begitu berharganya kau dihatiku..
Senyum tulusmu mampu menghapus duka di wajahku
Tawa riangmu mampu menciptakan tawa di bibirku
Pelukan hangatmu mampu memberikan kekuatan diriku

Terima Kasih Cintaku..
Untuk untaian doa yang tidak pernah terlepas dari bibirmu
Untuk perhatian yang tak pernah luput darimu,
Untuk kehadiranmu di saat aku membutuhkanmu

Yaa Allah jika saja diri ini dapat meminta..
Kumohon yaa Rabbi..
Cintailah mereka, sepenuh cintaMu kepada kekasihMu..
Karena sungguh mereka telah mencintaiku sepenuh cinta mereka kepada orang terkasih mereka..

Berilah mereka kekuatanMu ketika mereka menghadapi masalah
Agar tak ada tetes air mata yang menetes dari mata indah mereka
Karena sungguh diri ini tak sanggup melihat bening itu menyelimuti wajah sucinya.

Jagalah mereka ketika aku tidak bisa lagi bersama mereka yaa Rabb..
Jagalah mereka ketika aku tidak bisa lagi mendekap erat mereka
Jagalah mereka ketika tangan ini tak mampu lagi menguatkan mereka
Jagalah mereka ketika senyum ini tak mampu menghapus duka mereka
Jagalah mereka ketika kata-kata ini tak mampu lagi menyemangati mereka
Karena sungguh PenjagaanMu adalah sebaik-baiknya penjagaan.

Yaa Rabbi..
Sungguh mereka adalah permataku
Kumohon yaa Rabbi, kumohon dengat sangat..
Cintailah mereka yaa Rabb..
Cintailah mereka yaa Rabb
Cintailah mereka yaa Rabb
Karena ketika mereka memilikiMu, mereka tidak butuh apapun di dunia ini..

Yaa Rahman..
Jadikanlah kata “Cukuplah Allah bagiku” menjadi penguat langkah mereka
Jadikanlah kata “ Ikhtiar” menjadi dasar usaha mereka
Jadikanlah kata “ Tawakkal” menjadi akhir perjuangan mereka
Karena sungguh, kulihat jelas di mata mereka, mental muslim sejati telah terpatri rapi disana..

Yaa Rahim
Sesungguhnya Engkaulah pemilik mereka..
Kumohon yaa Rahman..
Kumohon dengan sangat..
Kelak masukkan lah mereka kedalam barisan shaf RasulMu
Jadikanlah mereka orang-orang pilihan yang dapat meneguk manisnya telaga kautsarMu
Haramkanlah tubuh mereka dari neraka jahannamMu
Mudahkanlah mereka melewati shiratul mustaqimMu
Berikanlah catatan hidup mereka lewat tangan kanannya
Beratkanlah mizan kebaikan mereka
Tutupilah aib mereka di dunia dan akhirat kelak
Masukkan lah mereka kedalam surgaMu dari berbagai pintu kesukaan mereka
Izinkanlah mereka melihatMu karena sesungguhnya kenikmatan terbesar adalah ketika seorang hamba dapat menemui Rabbnya..
Dan kelak satukanlah kami di JannahMu yaa Rahman..
Pertemukanlah kami kembali dengan RahmatMu yang melimpah
Dan jadikanlah kami penguat antara yang satu dengan yang lain ketika kami lemah

Ameen Yaa Rahman..
Ameen Yaa Rahim.
Perkenankanlah doaku yaa Rabbi..

Kepada adikku..
Doa ini tak akan pernah berhenti disini, karena ketahuilah bahwa kau selalu berada di hatiku, tidak pernah terhapus bahkan terganti..
Tidak hari ini atau pun besok..

Adikku, kalian adalah permata indah yang Allah titipkan untuk kubimbing dengan baik, untuk kusayangi dan kucintai sepenuh hati, karena sungguh kalian adalah permata indah yang tersembunyi, yang harus digali lebih dalam agar dapat dilihat keindahan sinarnya..

Adikku, kalian adalah generasi Rabbani yang kelak akan kutempah dengan keras, agar mentalmu sekuat Khalid Bin Walid, Sehebat Ali bin Abi thalib

Adikku kalian adalah muslimah cerminan ummat, yang harus kuperlakukan dengan lembut, agar kau dapat sedermawan Khadijah, selembut Fatimah, secantik Zulaikha..

Adikku kalian adalah simbol kebangkitan islam, yang harus kudidik dengan ilmuNya, agar kelak kau dapat secerdas Aisyah, seberani Summayyah..

Adikku, kalian adalah wanita akhir zaman, yang harus kujaga dengan baik, yang harus kurawat dengan lembut, karena kau-lah yang akan mengubah dunia, lewat kecerdasaanmu, lewat senyum tulusmu, lewat sentuhan tanganmu, lewat tutur bicaramu, lewat kelembutan jiwamu, lewat ketegasan hijabmu..

Maka, kumohon duhai cintaku..
Tetaplah disini, bersama kita merajut mimpi indah itu, bersama kita melangkah di jalan ini, jalan yang tak akan pernah sepi dari onak dan duri, kita mungkin akan berlari , namun kita mungkin juga akan tertatih dalam menapakinya, maka dari itu, kuatkan jiwamu, kuatkan hatimu, dan kuatkan imanmu, agar kau tetap berada di barisan ini, agar langkahmu tidak tertinggal, karena sungguh aku membutuhkanmu disini, hari ini juga esok..

Salam cintaku
Bumi Allah, 22 Mei 2010

Maulida Hadry Sa’adillah Lie

Tuesday, June 15, 2010

Siapa dan Apa Yang Kau Cari? (Renungan Untukmu)

Nasehat ini sering saya berikan ke adik bungsu saya sejak dia menginjak usia remaja, namun pagi tadi terbersit di fikiran untuk membaginya kepada adik-adik luar biasa saya yang lainnya.. Meski dirasa terlalu dini, namun rasanya hal seperti ini sudah pantas untuk diketahui adik-adik saya yang mulai beranjak dewasa..

Adikku, Ketika engkau dewasa nanti, ketika engkau mulai berfikir untuk mencari sandaran hatimu, siapakah yang kau cari?

Seorang wanita dengan paras yang cantik? Duhai, adikku, jika ini yang kau cari maka kau dapat menemukannya dengan mudah, di sekolah, kampus, bahkan jalan raya.. Mereka tersebar dimana-mana, dengan hiasan yang memukau, busana yang mengundang, tutur kata yang menggoda, dan senyum yang menawan.. Jika ini yang kau cari, maka jangan marah jika kukatakan engkau mengalami kerugian besar. Karena fisik tidaklah kekal, siapa yang dapat menjamin paras cantiknya tetap ada hingga esok hari? Apa yang terjadi jika Allah memberinya musibah hingga kehilangan kecantikannya? 5, 10, 20 tahun, apakah kau akan melihat fisik yang sama seperti engkau pertama kali mengenalnya? Tidak.. karena kukatakan sekali lagi fisik tidaklah abadi..

Atau kau mencari seorang wanita cerdas? Adikku, bagaimana definisi cerdas menurutmu? Apakah Seseorang dikatakan cerdas ketika ia mampu mengerjakan ribuan soal matematika dan fisika dengan cepat dan benar atau seseorang yang menguasai lebih dari dua bahasa dengan lancar? Jika itu yang kau cari, maka engkau akan mudah menemukannya, dimana saja. Dan bukan suatu hal yang sulit bagimu mendapatkan satu dari miliaran wanita cerdas di dunia ini.

Atau Kau mencari seorang wanita kaya? Sehingga dengannya engkau tak perlu memikirkan persoalan ekonomi yang sulit nantinya? Sama seperti kecantikan duhai adikku, harta pun tak pernah abadi, ia bisa diambil Allah kapan saja, karena sejatinya harta yang dimilikinya bukanlah miliknya sesungguhnya, namun milik Allah semata. Lalu, apa yang akan terjadi jika esok Allah akan mengambil semua miliknya?

Mendapatkan seorang wanita yang mencintaimu karena fisikmu adalah hal yang biasa,
Mendapatkan seorang wanita yang mencintaimu karena kecerdasanmu adalah hal yang biasa.
Mendapatkan seorang wanita yang mencintaimu karena hartamu adalah hal yang biasa.

Namun, mendapatkan seorang wanita yang menerima fisikmu yang apa adanya adalah hal yang luar biasa.
Mendapatkan seorang wanita yang menerima ketidakcerdasanmu dalam beberapa hal adalah hal yang luar biasa
Mendapatkan seorang wanita yang menerima kekurangan materimu, dan bersedia memulai dari awal bersama mu adalah hal yang luar biasa.

Carilah seorang wanita dari segi akhlak dan agamanya..



Jika kau menemukannya suatu hari nanti, jangan ajak ia untuk berpacaran, karena pacaran tidak pernah ada dalam kamusnya, namun ajaklah ia menikah karena hanya itu solusi yang ada difikirannya. Dengan itu ia menilai sikapmu, keberanianmu, dan tanggungjawabmu..

Jangan pernah berusaha untuk menyentuhnya karena ia seorang yang tidak tersentuh, ia menjaga dirinya dari sentuhan yang bukan mahramnya, menjaga pandangannya dari apa-apa yang tidak halal baginya, menjaga suaranya sebagai tanda ia menarik garis tegas antaramu dan dia..

Karena ia melakukannya demi dirimu, calon pendampingnya kelak, siapapun dia, ia tidak peduli, karena yang paling penting baginya hanya akhlak dan agama yang dinilai, pangkat, harta dan jabatan tidak bernilai dimatanya.. Ia akan menerima jika engkau bukanlah seorang berpangkat tinggi, berharta banyak, dan memegang jabatan penting, dan ia akan bersyukur jika engkau memiliki salah satu dari tiga hal tersebut sebagai tambahan karunia Ilahi baginya, karena sekali lagi kukatakan akhlak dan agamamu lah yang dinilainya dan bukan segala hal yang kau miliki di dunia ini..

Wanita ini memiliki segala kesempurnaan, parasnya cantik karena selalu tertutupi oleh hijab ketakwaan, tak pernah sedikitpun ia rela jika sehelai rambutnya dilihat oleh yang bukan mahramnya, tak pernah sedikitpun ia rela jika setiap sudut lekuk tubuhnya dapat diamati dengan yang bukan mahramnya, karena ia begitu cantik, hingga Allah pun mencintainya..

Kecerdasannya luar biasa ia mampu menyelesaikan masalah dengan baik, menyikapi kehidupan dengan bijak, menyadari kesalahan dengan cepat. Ia akan mencintaimu dengan tulus, memahami sikapmu dengan baik, mematuhi perintahmu dengan ikhlas, dan mendidik anak-anakmu dengan luar biasa, kau tahu kenapa ia mampu melakukan semuanya? Karena ia punya buku petunjuk luar biasa ditangannya, yakni Quran dan Hadits..

Kekayaannya begitu melimpah, ia memiliki begitu banyak stok kesabaran ketika berusaha memahami sikapmu yang tidak disukainya, begitu banyak stok keikhlasan ketika hanya sedikit harta yang diterimanya darimu, begitu banyak stok kasih sayang ketika ia merawatmu dan anak-anakmu.. Ia rela tidak tidur hingga engkau memaafkan kesalahannya, ia rela menahan kantuknya hanya demi membukakan pintu dan membuatkan secangkir teh ketika engkau pulang larut, ia rela ketika hanya senyuman yang ia dapatkan dihari ulang tahunnya karena ia faham bahwa engkau telah berusaha menafkahinya dengan baik meski sedikit yang kau beri.

Kau tahu kenapa Ia Begitu “Sempurna” ? Karena Ia bidadari dunia yang Allah anugerahkan kepadamu, untuk engkau didik ia dengan cintamu, untuk engkau lindungi dengan kelembutan, untuk engkau cintai ia dengan sepenuh hatimu..

Namun, sayangnya wanita ini tidak begitu banyak diciptakan Allah, mereka bagai satu diantara seribu, mendapatkannya begitu sulit bagai mencari jarum ditumpukan jerami, untuk meraihnya kau pun harus melakukan usaha yang tidak sedikit dan mudah..

Syaratnya begitu banyak, namun tidak begitu sulit jika engkau ikhlas mengerjakannya.. Allah akan menganugerahimu satu diantara ribuan bidadari dunia ciptaanNya, hanya dengan akhlak dan agamamu sebagai harganya..

Karena kualitasnya begitu tinggi hingga engkau pun harus menyesuaikan kualitasmu agar setara dengannya, bukan kualitas fisik, harta dan kecerdasan, namun kualitas akhlak dan agamamu.. maka jika engkau ingin mendapatkan seorang bidadari dunia, mulailah perbaiki dirimu, tingkatkan akhlak dan imanmu sehingga kualitasmu akan setara dengannya, hingga Allah pun yakin untuk mempercayakan bidadari dunia tersebut kepadamu..

Namun, sekali lagi kuingatkan duhai adikku, luruskan niatmu untuk melakukannya demi Allah dan bukan demi mendapatkan bidadari duniaNya semata.. karena untuk mendapatkan cintanya kau harus memperoleh cintaNya terlebih dahulu..

Selamat Mencoba dan Berjuang, Kutunggu kabarmu mendapatkan bidadari dunia suatu hari nanti ..

Salam Cinta
Kakakmu

Maulida Hadry Sa'adillah
(Doakan semoga ia juga termasuk sebagai bidadari duniaNya)